Skip to main content

Untuk,

Gadis kecil masih merengek. Merayu dengan tangis untuk segera pulang. Apa yang ia bawa tak lebih dari cerita. Senyumnya masih terbawa tangis, yang menyisakan dirinya dengan penuh haru.

Untuk tetap berdiri setelah lama terjatuh,

Mungkin alasan setiap hujan reda, tangis yang begitu temaram tidak melarang sendu untuk menghilangkan senyum terlebih dahulu. Maka bila reda, usapkan jemari dibawah kelopak yang masih sembab. Beri ia senyuman yang mampu menguatkan.

Untuk tetap tinggal setelah lama singgah,

Bila saja bukan aku yang tiba, maka aku tidak akan menjadi bagian dari cerita ini. Ya, meski aku harus terlebih dahulu merasakan kehilangan yang seharusnya ada. Merasakan kasih sayang yang selayknya lengkap. Namun waktu menyuruhku untuk tangguh, bahkan meski hanya untuk membuat ibu tidak lagi menangis.

Untuk setiap keluh yang perlahan terurai,

Aku memang masih merindukan. Mengusap air mata sendiri untuk selalu mampu membuat orang lain tersenyum. Tulus. Mungkin aku berbohong untuk terlihat tidak masalah, sebab ada kita untuk saling berbagi, meski yang kita cari tidak kerap ada. Namun menghargai siapa saja, jangan dikata sok. Mereka hadir bukan untuk dicemooh. Dengarkan dahulu, maka kau tau alasannya. Sebab sering kali kita menyapa apa daripada kenapa.

Untuk setiap senyuman,

Genggam erat tanganku, bawa aku selalu untuk terlihat ada. Sebab aku tidak sedang sendiri, Ayah.

Comments

Popular posts from this blog

3 Malam

Hai gais, ini script pertama audio dramaku bersama tim om-om, ibu-ibu, dan kakak-kakak The Podcasters Indonesia. Selamat menikmati! Dapat diakses di instagram thepodcasters.id PREMIS GABUNGAN Seorang gadis tuna netra merasa dirinya adalah manusia yang paling bahagia, karena dia selalu mendapat cerita dari ibunya tentang betapa indah dan damainya dunia yang mereka tinggali. Sama halnya dengan kekasih si gadis tersebut yang mencintainya setulus hati memilih untuk selalu menutupi kondisi yang sebenarnya terjadi. Kondisi keterbatasan penglihatan semenjak lahir membuat sang Ibu memilih untuk menceritakan kebohongan akan kondisi yang terjadi dengan dalih agar sang anak tidak merasa khawatir dan takut.  Hingga suatu saat, dunia sang gadis yang indah dan damai berubah, karena kekasih yang mencintainya tak kunjung datang dan menghilang. Akhirnya, si gadis mulai memberanikan diri untuk pergi keluar rumah mencari sang kekasih tanpa sepengetahuan ibunya. Ditengah jalan pencariannya, ia...

Ambil Mana yang Lebih Baik

Tanah yang dijejaki adalah bumi negara Lumpurnya kuyu, makin meranggas kayu pepohonan Apa kau tahu siapa petarung paling tangguh? Itu pemburu, bergerak liar, menghadang lincah Apa kau tahu siapa perenang yang paling sanggup bertahan? Itu pesisir, melawan arus, menyeret semua ketidakmungkinan Lalu apa kau tahu siapa pejabat paling sabar? Itu petani, ia menanam kemakmuran, menghidupkan prasangka tabah hatinya menanggapi kejuatan alam Karena setiap lawan, bukan harus ditempeleng sampai lebur Buatlah ia tersingkir Karena setiap arus, bukan harus dikiuti sesuai trending Buatlah ia menawan Karena setiap anugrah, bukan harus dicemooh Buatlah ia bersabar Ini seperti bakat, tinggal siapa yang mau menciptakan potensi didalamnya Urusan di eksplor atau tidak, ambillah mana yang lebih baik

Kepeduliaan menjadi Bagian Solusi dari Dinamika Polemik Bangsa

M0519053 Kalya Azalia Deann Penulis Mahasiswa Program Studi Informatika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam A. Latar Belakang Memajukan tingkat pengetahuan bangsa merupakan harapan besar yang ditanamkan kepada muda-mudi bangsa. Maka meningkatnya angka pengetahuan akan semakin banyak bila setiap murid mau membuka mata untuk mencoba sesuatu yang mereka jadikan sebuah eksperimen. Hal tersebut akan membuat kinerja otak menganggap bahwa setiap ilmu menjadi daya tarik yang bersifat menyenangkan untuk dikerjakan. Jika ilmu pengetahuan menjadi suatu ilmu yang tidak kita ketahui, maka kesulitan dalam memecahkan suatu masalah akan menyebabkan kita kebingungan dalam setiap mengembangkan ide . Untuk membantu mengenalkan setiap murid dengan keadaan sekitar, perlu kepeduliaan untuk mau menatap keadaan permasalahan sekitar dengan memberikan tanggapan dalam mengatasinya. Prasarana seperti sekolah dapat memersiapkan setiap murid meletakkan dasar ke arah perkembangansikap, peng...